K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Kau Adalah Takdirku (2008)

Akhirnya… cinta telah hadir dalam kehidupan seorang pria lajang berusia tiga puluh enam tahun. Tiga puluh enam tahun menunggu kemunculan orang yang dicintai. Dia, seperti bidadari, melintas di hadapanku dengan skuternya. Orang-orang mengatakan dia adalah pelayan kafe yang baru datang dari Seoul. Mereka bilang dia mengantar minuman dan minum dengan pria lain. Namun, aku bergegas ke kafe untuk menemuinya setiap kali ada kesempatan. Aku memberinya mawar dan susu segar. Karena ingin bersamanya, aku bahkan membeli tiket untuk pertama kalinya dalam hidupku. Tapi dia bilang dia tidak butuh cinta. Dia tidak menerimaku dengan mudah. Dia bilang dia tidak butuh cinta. Suatu hari, aku secara tidak sengaja melihat air matanya. Aku menyadari bahwa dia sebenarnya juga ingin dicintai dan hidup bahagia. Aku berharap akulah yang bisa menghapus air mata itu. Jadi, hari itu, aku dengan berani menyatakan perasaanku. Aku bilang akan membuatnya menjadi wanita paling bahagia di dunia. Dan akhirnya, dia menerima ketulusanku. Ketika bersamanya, aku merasa seolah-olah memiliki seluruh dunia. Namun… momen kebahagiaan yang kupikir akan bertahan selamanya ternyata singkat, karena masa lalunya yang tak terlupakan mendatanginya. Untuk membantunya yang menderita sendirian, aku menjual semua hartaku: peternakan sapiku dan lima rekening bankku. Aku percaya bahwa sekarang, tidak akan ada lagi rintangan bagi cinta kita. Tapi suatu hari, dia pergi, hanya meninggalkan sepucuk surat. Memintaku untuk hidup bahagia. Meminta maaf. Beberapa hari kemudian, aku mendengar berita mengejutkan bahwa dia terinfeksi AIDS. Aku sangat khawatir dia akan menderita. Aku harus berada di sisinya. Semua orang menyuruhku untuk meninggalkannya. Tapi aku akan melindunginya sampai akhir. Keluarga, teman, seluruh dunia menyuruhku untuk tidak mencarinya lagi. Tapi aku tidak bisa hidup sedetik pun tanpanya. Sampai mati, tidak, bahkan setelah kematian, aku harus melindunginya. Karena… dia adalah takdirku.