Di pemakaman pamannya, Jeonghan bertemu kembali dengan sepupu jauhnya, Iljo, yang telah lama terasing. Melihatnya dalam kesulitan, Jeonghan menerimanya karena kasihan, tetapi akhirnya terseret ke dalam badai nafsu dan kecemburuan. Satu ciuman impulsif mengaburkan batas antara simpati dan obsesi. Dalam cinta yang bergejolak ini, siapa yang akan memegang kendali?