Narasi Lee Byung-hun, suara hangat dan berbobot yang kembali kita temui setelah 'Kekaisaran Terakhir'! Semangat zaman lain dari tim produksi dokumenter 'Kekaisaran Terakhir'! Pada tahun 2013, peta kekuasaan dunia berubah. Paradigma baru tentang kekuasaan dan kepemimpinan telah menjadi semangat zaman. Apa itu kekuasaan bagi kita yang hidup di masa kini? Mengapa kekuasaan selalu dianggap tidak adil dan tidak setara? Di era polarisasi ekonomi dan sosial, entah sejak kapan muncul keluhan bahwa kekuasaan bukan untuk semua orang melainkan untuk segelintir orang, dan semakin banyak orang yang terpinggirkan. Untuk mengatasi masalah yang kita hadapi saat ini, seperti apa seharusnya kekuasaan di zaman kita? Dokumenter 'Kekuasaan Terakhir' dimulai dari perenungan untuk mencari alternatif. 'Kekuasaan Terakhir' adalah upaya baru untuk mencari jawaban tentang kekuasaan yang diinginkan dalam sejarah kekuasaan manusia, dari kelahirannya hingga kekuasaan modern abad ke-21, dan sebuah proyek eksplorasi besar kekuasaan yang mencari tujuan akhir yang seharusnya dikejar oleh kekuasaan, bukan akhirnya. Untuk merenungkan tujuan kekuasaan dan mencari cara memulihkan keaslian, tim produksi melakukan perjalanan besar sejauh 80.088 km melintasi 11 negara, dimulai dari Pegunungan Kaukasus Besar yang terjal di Georgia, melewati dua poros kekuasaan dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok, serta Asia, Afrika, dan Eropa...