Tahun 1956 di Mokpo, Yoon Jeong-nyeon, seorang gadis jenius tanpa harta dan pendidikan, namun memiliki suara yang luar biasa. Dalam kehidupan kerasnya mencari nafkah dengan mengumpulkan kerang dan menjual ikan, satu-satunya keinginan Jeong-nyeon adalah menghasilkan banyak uang. Saat bernyanyi di pasar untuk menarik pelanggan seperti biasa, ia bertemu Moon Ok-gyeong, bintang teater nasional terhebat saat itu, yang datang dari Seoul. Melalui Ok-gyeong, Jeong-nyeon pertama kali melihat teater nasional dan terkejut serta terharu oleh dunia tak terbayangkan yang terbentang di depan matanya. Meskipun mendapat tentangan keras dari ibunya yang melarangnya bernyanyi, Jeong-nyeon akhirnya bergabung dengan grup teater nasional Maeran di Seoul setelah melalui berbagai rintangan. Mulai sekarang, tujuannya hanya satu: menjadi aktris teater nasional terbaik, penerus Moon Ok-gyeong! Meskipun Jeong-nyeon lebih percaya diri dengan suaranya daripada siapa pun, ia menjadi gugup menghadapi kemampuan luar biasa Heo Yeong-seo, seorang siswi elit. Begitu ia dengan cepat muncul sebagai kuda hitam yang mampu menyaingi Yeong-seo berkat bakatnya yang luar biasa, ia menghadapi kesulitan yang tak terduga. Ini adalah kisah tentang persaingan dan solidaritas untuk menjadi aktris teater nasional terbaik, serta kisah pertumbuhan yang cemerlang.