Bekerja sebagai sopir taksi, bertahan hidup hari demi hari, Kyung-sun, mantan pencuri brankas profesional, yang dikenal sebagai 'Jaket Kulit'. Dia meredakan tubuhnya yang lelah dengan minuman energi, mengambil jeda dengan sebatang rokok, tetapi dia hidup demi satu-satunya harapan untuk bertemu kembali dengan putri kecilnya. Namun, dunia tidak akan membiarkannya begitu saja. Geng Chil-sung memburunya, menggunakan utang sebagai senjata, bersama dengan kenangan masa lalu yang kelam... Suatu hari, dia bertemu Soo-jin, yang hidupnya seperti cermin, wanita 'Kacamata Hitam'. Akhirnya, dia bangkit setelah menanggung segalanya. Untuk melawan dunia hari ini, sebagai 'Jaket Kulit' Kyung-sun, demi kehidupannya esok hari. Soo-jin, mantan gadis ring dan calon penyanyi. Seorang wanita dengan kesibukan, tawa, dan air mata yang cocok dengannya, dikenal sebagai 'Kacamata Hitam'. Kehidupan dunianya yang tampaknya tak berujung dengan Dok-bul-i yang keras kepala hanyalah dunia kelabu yang terlihat melalui kacamata hitamnya. Soo-jin, yang bekas luka hidupnya tampaknya lebih banyak daripada luka tersembunyi. Namun, pertemuan takdir dengan Kyung-sun, 'Jaket Kulit', yang hidupnya seperti cermin, membuatnya melepas kacamata hitam kemarin, dan akhirnya, dia bangkit untuk membalikkan keadaan hidupnya. Untuk melawan dunia hari ini, sebagai 'Kacamata Hitam' Soo-jin, demi kehidupannya esok hari. Di mana uang, kekuasaan, dan keserakahan meluap, arena adu anjing. Dunia kejam yang saling menggigit bukanlah sekadar gambaran anjing aduan. Itulah kehidupan para pria macho yang telah pudar yang mengelilingi arena, uang yang beredar di sekitar arena, orang-orang yang mengelola uang dan yang dikelola, dan bahkan para preman pengangguran yang terkadang mengintai kesempatan mereka. Ketika Kyung-sun dan Soo-jin muncul di tempat ini di mana mereka saling menggigit dengan marah seperti anjing aduan yang mereka pelihara, insiden mereka mulai kusut dan berantai.