Mengamati kehidupan para pembelot Korea Utara, berusia 20-30 tahun dan berasal dari Provinsi Hamgyong Utara, saat mereka beradaptasi dengan lingkungan baru, mulai dari kantor dukungan pemukiman pembelot 'Hana Won', kehidupan gereja, universitas, penampilan di TV, hingga magang di luar negeri. Perhatian juga diberikan pada kisah para pembelot yang memperjuangkan hak asasi manusia di Korea Utara dan terbiasa dengan kapitalisme Korea Selatan, serta mereka yang berbicara tentang sisi gelap kehidupan kapitalis. Pertemuan dengan mereka memberikan pandangan yang lebih luas tentang Korea Utara dan para pembelot, serta menjadi kesempatan untuk merenungkan masyarakat tempat kita hidup.