Di era tepung dan gula yang penuh tarik ulur, nasi tetap teguh menjaga meja makan kami, meja makan bangsa pemakan nasi putih! Dan ada para petani yang mengolah beras tersebut dengan cara yang berbeda-beda. Nam Ho-hyun, seorang petani muda yang mewarisi usaha keluarganya, mencoba bertani menggunakan drone untuk menabur benih padi berlapis dalam jumlah besar. Namun, teknologi baru yang tampak menjanjikan masa depan cerah justru terus menerus mengalami kesalahan percobaan dan hanya menyisakan pekerjaan rumah yang tak ada habisnya. Lee Geun-yi, seorang petani kota yang memulai dari pertanian akhir pekan dan jatuh cinta pada profesi tersebut, menjalani kehidupan petani kecil yang mengolah tanah dengan tangan sendiri alih-alih mesin, sambil meneliti dan melestarikan dunia varietas padi lokal tradisional yang pernah mencapai sekitar 1450 jenis namun telah hilang dalam sejarah. Nasi kami, yang ditanam dengan sepenuh hati, dipenuhi kebahagiaan, dan secara konsisten menyampaikan kekuatan hidup yang dianugerahkan alam selama bertahun-tahun tanpa berubah! Perjalanan epik yang menyentuh ini dimulai sekarang!