Tiga tahun setelah gerakan Me Too mengguncang masyarakat Korea, seberapa banyak masyarakat kita telah berubah. Dalam kenyataan di mana reaksi balik dan solidaritas pria masih kuat, serta struktur patriarki dan diskriminasi gender tetap kokoh, apakah pertanyaan-pertanyaan ini dapat menemukan jawaban sepenuhnya? Melalui kehidupan sehari-hari dan suara perempuan yang hidup di masa yang sama, kami menjelajahi pertanyaan dan kemungkinan yang ditinggalkan oleh gerakan Me Too.