Kwang-Ja Lee, seorang konselor di ‘Lifeline Korea’ telah mendengarkan cerita orang-orang anonim selama 45 tahun. Setiap hari, dia mendengarkan cerita-cerita yang tidak dapat dibagikan di tempat lain. Gambar dan suara bereaksi terhadapnya dan menciptakan ruang reflektif baru yang tampak seperti dasar hati seseorang.