Ibu Su-gyeong dan putrinya Lee-jeong hidup berdua tetapi tidak akur. Su-gyeong terlalu pemarah, sementara Lee-jeong terlalu lamban dan pasif. Suatu hari, setelah pertengkaran, mobil Su-gyeong melaju ke arah Lee-jeong, membuat Lee-jeong percaya bahwa ibunya sengaja mencoba menabraknya, dan masalah ini sampai ke pengadilan.