1. Kelopak Bunga: Yena, yang tidak diakui di klub teater. Dia mempersiapkan drama sambil diabaikan oleh seniornya bahkan oleh juniornya. Meskipun ada junior tahun pertama, Yena ditugaskan peran menaburkan bunga di atas panggung. Meskipun itu peran yang tidak berarti, Yena berusaha sebaik mungkin, tetapi seniornya mencegahnya dengan alasan bahwa dia menutupi arahannya. Namun, akhirnya dia menaburkan bunga, dan ketika senior mendengar orang memuji keindahan bunga, dia mengklaim semua pujian itu untuk dirinya sendiri. 2. Tentang Kegelisahan Pribadi: Jeong-in, yang mencari nafkah dengan bekerja paruh waktu di pom bensin, belum menerima gaji tertundanya selama beberapa minggu. Suatu hari, di antara sampah yang dibuang oleh pelanggan, dia menemukan selebaran Shin Company, yang konon dapat mengabulkan segala keinginan. Noreul, melihat selebaran itu, mendaftar uji coba gratis Shin Company menggantikan Jeong-in, yang tidak percaya pada Tuhan. Awalnya, Jeong-in tidak percaya pada keberadaan Tuhan, tetapi setelah panggilan telepon, dia melihat masalahnya teratasi dan mulai percaya pada keberadaan Shin Company. Akhirnya, dia pergi ke pom bensin untuk membalas dendam pada Byung-hyun, yang tidak berniat membayar gaji yang tertunda. 3. Kamu Juga: Eun-gyu, seorang remaja yang kabur dari rumah yang menganggap semua orang dewasa adalah orang tua yang pemarah, ditipu gajinya pada hari gajian dan mencuri rokok karena frustrasi. Oleh karena itu, ketika dia dibawa ke kantor polisi, dia bertemu kembali dengan Seok-hwan, yang bermimpi menjadi konselor remaja. Seok-hwan, yang mencoba 'merehabilitasi' kehidupan Eun-gyu demi keuntungannya sendiri, dan Eun-gyu, yang ingin melindungi hidupnya sendiri, melakukan percakapan.