Pada akhir Dinasti Joseon, ketika rakyat hidup dalam kesulitan dan keluhan memuncak akibat tirani bangsawan dan pejabat korup, muncullah seorang pencuri aneh di ibu kota Hanyang. Pencuri ini secara khusus menargetkan pejabat korup untuk menyusahkan mereka, dan mengembalikan harta rampasan yang mereka curi dari rakyat kembali kepada rakyat. Ia adalah seorang pahlawan adil.