Seorang siswa SMA bernama Sang-hyun pergi ke rumah temannya, Jung-woo, yang tidak bisa melihat, sepulang sekolah. Jung-woo bertanya kepada Sang-hyun adegan film apa yang sedang diputar di TV saat dia tiba, dan Sang-hyun menjawab dengan acuh tak acuh, "Hanya berdiri". Dunia yang jelas bagi Sang-hyun tidak lagi jelas bagi Jung-woo, yang memiliki gangguan penglihatan. Sang-hyun mulai menulis buku harian untuk Jung-woo, yang merasa masa lalu seperti mimpi. Baru di halaman terakhir kita benar-benar bisa merasakan kedua orang itu.