Jo Hun-hyun menjadi juara pertama asal Korea dalam turnamen go terbesar di dunia. Pernah dipuja sebagai pahlawan nasional, ia menerima Lee Chang-ho, seorang jenius catur go, sebagai muridnya. Selama bertahun-tahun, guru dan murid hidup di bawah satu atap, makan dan tidur bersama sambil sang guru mengajar. Dalam duel pertama mereka, ketika semua orang memprediksi kemenangan mudah bagi sang guru, Jo Hun-hyun mengalami kekalahan mengejutkan dari muridnya yang sedang naik daun, di depan mata seluruh negeri. Jo Hun-hyun merasakan kekalahan setelah sekian lama, sementara Lee Chang-ho kini mengenal rasa kemenangan. Jo Hun-hyun bertekad membangkitkan kembali naluri kompetitifnya yang lahiriah dan bertekad untuk bangkit sekali lagi…