Protagonis Chae-geun adalah seorang sopir panggilan yang menderita depresi. Ia sering berbicara dengan putranya yang belajar di Amerika Serikat dan berjanji akan menepati janjinya. Atas permintaan Jin-hee, seorang pelayan lajang di restoran langganannya, ia berperan sebagai tunangan sementara wanita itu. Ayah Jin-hee, korban peristiwa Gwangju 18 Mei, menderita kanker stadium akhir. Ia menunjukkan kepada Chae-geun sebuah pistol yang disembunyikannya 39 tahun lalu saat peristiwa 18 Mei, dan memintanya untuk membantunya membalas dendam kepada para pelaku sebelum ia meninggal. Namun, ayah Jin-hee meninggal saat persiapan balas dendam sedang dilakukan. Chae-geun menyembunyikan pistol itu dan, menggantikan mendiang ayah Jin-hee, bersiap untuk membalas dendam kepada para pelaku peristiwa Gwangju.