Dimulai dengan perjuangan menggemaskan Kyung-hoon, yang mengunjungi Jeju untuk membuat film dokumenter tentang kisah Jin-ok, penyelam terbaik, film ini perlahan menjadi penghiburan tulus bagi jiwa-jiwa yang terkubur di laut dalam dan pegunungan, serta bagi mereka yang masih tak bisa berhenti meratap. Meskipun strukturnya agak longgar, momen-momen bersinar dalam film ini terukir jelas karena sikap menawan dan penuh perhatian saat Jin-ok dan Kyung-hoon saling berpelukan, membawa kesedihan layaknya milik sendiri, dan karena film ini dengan berani menangkap para tokoh indah ini.