Lima kali di ambang kematian, 55 kali ditahan di rumah, 6 tahun di penjara, 777 hari di pengasingan di luar negeri. Menahan ketidakadilan zaman, hati nurani yang bertindak Kim Dae-jung mendedikasikan hidupnya untuk demokrasi negeri ini dan perdamaian di Semenanjung Korea. Dari anak pulau Ha-ui hingga menjadi Presiden ke-15 Republik Korea dan penerima Hadiah Nobel Perdamaian, kita merasa tahu segalanya, tetapi sebenarnya kita tidak tahu banyak. Temui awal dan akhir yang cemerlang dari sosok Kim Dae-jung.