Pada malam musim panas yang gerah, Yujin mengalami mimpi buruk yang mengganggu. Keesokan harinya, dia bertemu dengan seorang anak laki-laki aneh yang tiba-tiba dibawa oleh adik laki-lakinya. Setiap kali melihat anak laki-laki itu, mimpi buruk hari sebelumnya kembali teringat. Perlahan-lahan, Yujin mulai diliputi oleh perasaan gelisah yang tidak dapat dijelaskan.