Suatu hari ketika gerakan #MeToo sedang marak, saya teringat teman-teman lama. Bagaimana kabar teman-teman yang dulu meneriakkan feminisme bersama di akhir tahun 90-an? Saya mengunjungi teman-teman yang berbeda dalam hal tempat tinggal, tempat kerja, dan bentuk keluarga, lalu mengajukan satu pertanyaan: “Apa artinya hidup sebagai seorang feminis di masyarakat Korea?” Kisah kita, yang menyuarakan suara kepada dunia, baik dulu maupun sekarang, belum berakhir dan dimulai kembali.