Karnaval adalah kesempatan untuk melepaskan hasrat dan keinginan yang terpendam. Namun, ada orang-orang yang tidak bisa masuk ke dalam karnaval. Karena harus membayar tiket masuk yang mahal untuk menonton karnaval, kebanyakan orang hanya bisa mengintip karnaval dari celah pagar yang panjang. Mereka hanya bisa memandang hasrat (modal) orang lain. Tubuh dan hasrat mereka, yang tidak bisa masuk, berputar-putar di luar. Keinginan mereka tidak bisa menjadi kata-kata, hanya menjadi suku kata dan suara yang terfragmentasi.