Tiga lesbian siswi SMA di Seoul mengkhawatirkan cinta, seksualitas, sekolah, dan keluarga. Para gadis, yang merupakan siswi SMP di film terakhir berjudul Sensor Lesbian di Sekolah, telah tumbuh dewasa, memiliki pacar laki-laki dan perempuan, serta mengalami patah hati. Masing-masing dari mereka mengarahkan kamera pada hal-hal di sekitar mereka, dan mempratinjau rekaman yang telah mereka ambil untuk salah satu sutradara; pertemuan tersebut seringkali menjadi semacam konseling saat mereka mengekspos diri mereka yang sebenarnya melalui proses pembuatan film.