Sang protagonis, seorang sutradara film independen, sedang menjalin hubungan dengan pacarnya yang seorang penyanyi pansori, 18 tahun lebih muda darinya. Orang-orang di sekitarnya memandangnya dengan pandangan tidak senang, karena ia tidak memiliki penghasilan yang tetap dan hanya membuat beberapa film independen yang tidak dikenal. Sikap rekan-rekan sesama sineas, junior, kenalan gereja, kakak pacarnya, dan teman-temannya sama-sama dingin. Pada hari ia bertemu ayah pacarnya, cobaan yang dialami pria itu mencapai puncaknya.