K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Kim Bok-dong (2019)

Pada tahun 1992, nenek Kim Bok-dong mendaftarkan dirinya sebagai korban "wanita penghibur" tentara Jepang. Ia menginginkan permintaan maaf atas hidupnya yang hancur. Jepang menghindari tanggung jawabnya, dengan alasan itu adalah kejahatan yang dilakukan oleh perantara swasta. Pada tahun 2011, sebuah patung gadis didirikan di depan kedutaan Jepang untuk memperingati 1.000 aksi unjuk rasa hari Rabu. Perjuangan para nenek memasuki babak baru. Dengan tekad untuk mendedikasikan sisa hidupnya, mereka menuju Seoul. Mereka memulai pertempuran terakhir untuk mendapatkan permintaan maaf dari pemerintah Jepang, tanpa janji untuk kembali.