“Jae-hoon” tak bisa melupakan mantan pacarnya. Pagi yang dimulai dengan rasa mabuk seperti biasa, ia menemukan catatan panggilan telepon selama dua jam dengan nomor tak dikenal. Ternyata, penelepon itu adalah “Seon-yeong”, rekan kerjanya yang baru dikenalnya kurang dari 24 jam! “Seon-yeong” sedang mengalami perpisahan yang rumit dengan pacarnya. Di hari pertama kerja di perusahaan baru, ia meluapkan segala perkataan yang tak terucapkan saat putus dengan pacarnya, dan kebetulan sekali “Jae-hoon” dari perusahaan yang sama ada di sana! Kurang dari sehari bertemu, keduanya justru lebih mengenal riwayat percintaan masing-masing daripada pekerjaan mereka. Namun, ketegangan dan kecanggungan awal segera menghilang. Meski saling bertabrakan dengan perkataan seperti “menyedihkan” dan “konyol”, mengapa hati mereka mulai peduli satu sama lain?