“Wanita ini. Wanita asing yang baru saja melewati Anda. Wanita berkaus kaki bolong, menyeret tas sebesar tubuhnya. Siapakah wanita ini? Wanita yang menebarkan bau koyo ke mana-mana alih-alih parfum, seperti petinju yang baru saja menyelesaikan pertandingan. Wanita yang begitu menarik sehingga membuat semua orang menoleh saat berjalan di jalan. Wanita yang begitu cantik hingga ingin dihancurkan dengan palu godam. Wanita yang begitu manis hingga ingin dicungkil matanya. Siapakah wanita ini?”