Rumah kami berada di desa pedesaan yang damai, tempat matahari bersinar terik dan sapi coklat melenguh "muuu~". Orang-orang menyebut rumah kami 'Rumah Nenek Hwang'. Tapi suatu hari, saat nenek saya sedang tidur siang, ya ampun! Dalam mimpinya, kakek saya yang sudah meninggal tiba-tiba muncul, menunggangi sapi hitam. Kakek tetangga mengatakan bahwa itu karena kakek sangat merindukan nenek dan datang menjemputnya. Namun, setelah mimpi itu, nenek saya tampak sangat khawatir, dan suatu hari dia memanggil ayah dan ibu saya. Lalu, dia mengeluarkan buku tabungan rahasianya, yang telah dia sembunyikan sangat dalam di bawah lemari. Tahukah Anda apa yang dia minta dari ayah saya? Dia tidak memintanya untuk bepergian ke luar negeri atau membelikannya pakaian sutra yang bagus, tetapi dia memintanya... untuk membantunya menikah lagi! Nenek saya benar-benar nekat, bukan? Berkat pernyataan 'bom' nenek saya, seluruh desa menjadi gempar. Mulai dari kakek tetangga yang sama sekali tidak ingin desa menjadi berisik, hingga pemilik toko yang merasa malu, ada yang mengatakan nenek saya nekat, ada pula yang tertawa mengatakan itu menyenangkan... Bolehkah nenek saya menikah lagi?