Inae dan Mingoo adalah sepasang kekasih. Inae terus-menerus marah pada Mingoo karena menstruasinya terlambat seminggu. Kecemasan Inae semakin membesar, sementara Mingoo hanya mengatakan bahwa dia tidak mungkin hamil. Perlahan, Inae mulai menghadapi sifat asli dari kecemasan tersebut.