K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Putra Sulung (1984)

Putra Sulung, kepala departemen pengembangan teknis sebuah perusahaan komputer, adalah cerminan orang modern. Orang tua lanjut usia yang menjalani kehidupan petani biasa karena kampung halaman mereka ditetapkan sebagai daerah banjir, naik ke Seoul. Namun, orang tua lanjut usia yang terbiasa hidup di pedesaan merasa tidak nyaman dengan kehidupan mendadak di rumah deret dan pindah ke putra bungsu yang membangun rumah sementara di tanah kosong yang luas. Tanah kosong itu adalah tanah yang telah disiapkan Putra Sulung sejak lama untuk membangun rumah tapak agar dapat merawat orang tua lanjut usia dengan nyaman. Untuk menemani orang tua yang kembali merasa kesepian setelah pernikahan putra bungsu, pembangunan rumah dipercepat. Saat itu, Putra Sulung ditugaskan mengawasi pembangunan pabrik dan berangkat ke Pulau Jeju, sementara putra kedua mengambil alih tanggung jawab lokasi pembangunan rumah. Orang tua lanjut usia datang ke lokasi setiap hari dan mengamati dengan puas. Akhirnya, suatu hari, sesaat sebelum rumah impian tempat seluruh keluarga akan tinggal bersama selesai dibangun, sang ibu tua meninggal dunia secara tiba-tiba. Putra Sulung, yang terlambat mendengar kabar duka dari Jeju dan bergegas kembali, berduka seraya berkata bahwa ibunya tidak akan menunggu sampai hari ia bisa berbakti.