K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Pabrik Mimpi (2011)

Colt/Coltek, perusahaan gitar terbesar di negara ini, telah bangkit menjadi merek global. Di balik pertumbuhan fenomenal ini, ada orang-orang yang menggosok dan membentuk gitar hingga sidik jari mereka terkikis. Namun, sebagai imbalan atas upah yang buruk dan kondisi kerja yang tidak layak, mereka hanya menerima lima kata yang ditulis dengan tergesa-gesa: "Penangguhan tanpa batas waktu". Menghadapi tirani Colt/Coltek, yang meneriakkan "Lebih murah, lebih banyak" seperti mantra, para pekerja memulai perjuangan tanpa akhir. Dan para musisi, yang memainkan musik indah dengan gitar yang mereka buat, dengan sukarela mengulurkan tangan untuk mendukung mereka. Demikianlah, suara "No Music, No Life", yang lahir di sebuah klub kecil di Hongdae, menyebar ke seluruh dunia dengan nama misterius "musik", meledak menjadi sorak-sorai dahsyat di Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat. Tentakel perusahaan multinasional kini telah meresap jauh ke dalam industri musik. Kebenaran lain yang tidak nyaman: musik, gitar, yang seharusnya paling bebas, didasarkan pada air mata dan pengorbanan seseorang. Apakah ini benar-benar... baik-baik saja?