Jeje (Kim Hyun-soo), yang tumbuh dalam kesulitan ekonomi, tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tuanya karena keluarga sibuk mencari nafkah. Ketika ayahnya (Kim In-mun), yang bekerja di pabrik, terluka dan kehilangan pekerjaan, keluarga Jeje pindah ke rumah di zona hijau. Jeje, seorang anak nakal dan pembuat onar, menghibur diri dengan berbicara kepada pohon di halaman belakang setiap kali dimarahi. Setelah masuk sekolah dasar, kenakalan Jeje terus berlanjut. Suatu hari, saat memetik bunga di rumah tetangga, ia ketahuan dan kakinya terluka saat melarikan diri. Dengan kaki yang sakit, Jeje dalam perjalanan ke sekolah mendapat bantuan dari seorang ahli bela diri Jepang (Shin Goo) yang menjadi temannya. Dari ahli bela diri itulah Jeje pertama kali belajar tentang cinta. Namun, ketika ahli bela diri itu meninggal dalam kecelakaan mobil, Jeje jatuh ke dalam keputusasaan yang mendalam dan berada di ambang kematian. Setelah Jeje pulih, keluarga kembali menemukan tawa, dan Jeje, meskipun kesepian, terus hidup dengan cinta yang ia pelajari dari ahli bela diri itu.