Kalkuta, kota terbesar di India, dijuluki "Kota Kebahagiaan". Namun, di baliknya, lebih dari 4 juta orang dalam kemiskinan ekstrem berjuang melawan kesengsaraan yang mengerikan. Dan di sana hiduplah "Shalim", seorang penarik becak yang berjuang keras untuk hidup hanya dengan tangan dan kaki telanjang. Sambil mencari nafkah untuk biaya rumah sakit istrinya dan kebutuhan hidup keluarganya, Shalim menabung dan bermimpi untuk segera memiliki rumah bagi keluarganya. Oleh karena itu, ia menanamkan "Inshallah" - segalanya adalah kehendak Tuhan - di dalam hatinya, dan setiap hari ia berlari ke jalanan dengan kaki telanjang, menuju mimpinya, menerobos aspal panas 70 derajat Celsius dan hujan deras. Namun, kondisi istrinya tidak menunjukkan tanda-tanda membaik, dan yang lebih buruk lagi, ia menerima kabar bahwa putra sulungnya, yang putus sekolah untuk mencari uang di Mumbai, telah terjangkit flu baru…