Setelah menyaksikan pembunuhan brutal ibunya, Ma-ryong tumbuh dengan niat balas dendam dan bertekad menjadi ahli bela diri. Ketika Ma-ryong membunuh Il-pyung, pembunuh ibunya, Il-pyung, putra musuh Ma-ryong, mencari seorang guru untuk belajar bertarung. Ma-ryong dan Il-pyung menjalin ikatan sebagai guru dan murid yang mengarah pada konfrontasi yang tak terhindarkan.