Sang-gu, seorang sopir taksi, adalah ayah biasa dengan keluarga yang bahagia. Sang-gu sangat bangga putrinya, Yoon-mi, mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar. Pada saat yang sama, ia merasa bersalah karena tidak dapat memberinya kesempatan kuliah seperti orang lain, karena keterbatasan finansial mereka. Putrinya yang perhatian, Yoon-mi, tersenyum ceria padanya, berjanji akan segera membelikannya mobil baru dan membiayai sekolah kakaknya. Kurang dari dua tahun setelah bergabung dengan perusahaan dengan mimpi besar, Yoon-mi jatuh sakit parah dan kembali ke rumah. Melihat putrinya, yang meninggalkan rumah keluarga di usia muda, kembali seperti ini membuat hati Sang-gu hancur. Sang-gu, seorang ayah yang tak berdaya dan putus asa, tidak dapat menerima kenyataan bahwa Yoon-mi, di perusahaan yang sangat ia banggakan, tidak bisa mendapatkan perawatan yang layak, dan ia tidak dapat mempercayai dunia yang tidak masuk akal ini. Sang-gu menggenggam tangan dingin Yoon-mi dan berjanji padanya: ia akan menceritakan kisah putrinya, Yoon-mi, yang pergi tanpa mengetahui apa pun, kepada dunia...