Arsitek Yoo Geol, pemenang akhir kompetisi desain konseptual untuk Balai Kota Seoul yang baru, tidak dapat berbuat lain selain menyaksikan pembangunan gedung tersebut tanpa dilibatkan dalam proses desain dan konstruksi. Seoul mengundang Yoo Geol dengan gelar General Designer untuk mengawasi desain gedung yang akan segera selesai. Namun, partisipasinya terlalu terlambat. Struktur utama sudah selesai dan Yoo Geol tidak bisa berbuat banyak. Meskipun demikian, Yoo Geol merasa beruntung karena dapat menangani penyelesaian gedung tersebut. Arsitek Yoo Geol memfokuskan diri pada desain aula serbaguna (Concert Hall), yang ia anggap sebagai ruang terpenting dalam rancangannya. Aula serbaguna adalah ruang di mana warga dapat menghadiri pertunjukan atau kuliah, dan merupakan ruang inti yang paling mewakili konsep desain Yoo Geol untuk balai kota. Penghalang yang menutupi gedung balai kota lama telah disingkirkan, dan kritik dari masyarakat serta opini publik membanjiri gedung baru tersebut. Dicap sebagai 'monster terburuk' yang tidak serasi dengan gedung lama, gedung itu terus-menerus menerima ulasan buruk. Para praktisi yang membangun balai kota juga kelelahan karena tekanan opini publik yang kritis dan tenggat waktu penyelesaian. Tujuh tahun hingga Balai Kota Seoul selesai, sebuah kisah tersembunyi yang tidak diketahui siapa pun dimulai.