K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Kehidupan Kelas Bawah (2004)

Di akhir masa pemerintahan Partai Liberal Syngman Rhee. Jalanan dipenuhi oleh barisan demonstran, namun Tae-woong, seorang siswa nakal berseragam, tidak peduli dengan situasi yang kacau itu. Ia hanya memikirkan untuk mencari pemimpin sekolah menengah Hongik demi membalas dendam temannya yang dipukuli. Akhirnya ia berhasil menghajar pemimpin itu, namun ia tertusuk pisau oleh Seung-moon yang marah melihat kejadian tersebut. Dengan pisau yang masih tertancap di tubuhnya dan berdarah, Tae-woong mendatangi rumah Seung-moon. Ia mengancam Seung-moon untuk mencabut pisau itu sendiri, dan Hye-ok, kakak perempuan Seung-moon, mulai tertarik pada Tae-woong yang nekat ini. Belakangan, polisi mendengar kejadian ini dan menginterogasi Tae-woong untuk mencari tahu tentang Park Il-won, seorang politisi oposisi sekaligus ayah dari Seung-moon dan Hye-ok, namun Tae-woong melindungi keluarga mereka. Park Il-won mencalonkan diri dalam pemilihan sebagai calon independen. Namun, lokasi kampanye menjadi kacau karena gangguan dari preman politik yang disuruh oleh Partai Liberal. Karena marah, Tae-woong melumpuhkan seorang preman politik dari geng Jae-ryong dalam satu serangan dan mendapatkan pekerjaan sebagai penjaga di Miami, kelab malam andalan geng Myeong-dong. Pada saat yang sama, Hye-ok ditugaskan sebagai guru di daerah sekitar, dan keduanya perlahan saling jatuh cinta. Sementara itu, perseteruan antara geng Myeong-dong dan geng saingannya, Jae-ryong, semakin memanas, dan akhirnya geng Myeong-dong hancur akibat konspirasi Partai Liberal yang berada di balik geng Jae-ryong. Di tengah demonstran 19 April yang berjatuhan bersimbah darah, Tae-woong terus bertahan hidup dengan menagih utang dari mantan anggota parlemen, dan Park Il-won akhirnya terpilih menjadi anggota parlemen setelah berkali-kali gagal. Tae-woong dan Hye-ok berjanji untuk menikah, dan Hye-ok bersumpah untuk membuat Tae-woong menjadi orang baik, hingga akhirnya mendapatkan restu dari ayahnya. Hari-hari bahagia berlanjut dengan pernikahan dan kehamilan. Tak lama kemudian, Hye-ok menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan, dan saat dalam perjalanan ke rumah sakit bersalin, mereka menyaksikan tank dan kendaraan militer kudeta 16 Mei memasuki Seoul. Seiring dengan itu, kehidupan Tae-woong pun terseret ke dalam pusaran sejarah modern yang tak terbendung...