Sudah sebulan sejak kucing kesayangannya, Haru, meninggal dunia, namun Ye-hwa masih terpuruk dalam kesedihan. Suatu hari, Ye-hwa tidak sengaja mengetahui bahwa kalung yang dikenakan Haru adalah alat penerjemah bahasa hewan. Berharap ada pesan yang tertinggal sebelum kucingnya mati, Ye-hwa mendatangi toko kelontong tempat alat penerjemah itu dijual.