Woo-jin, yang ingin mendapatkan rekaman penampilannya, berangkat ke Ami-dong untuk mencari sutradara yang menghilang. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan asisten sutradara dan mendengar tentang film-film lama sutradara tersebut. Kisahnya tentang seorang tukang kayu yang melawan paus untuk melindungi desa. Woo-jin tidak percaya bahwa itu adalah cerita yang bisa dibuat oleh film mahasiswa. Namun, ia menyaksikan momen ketika fantasi yang selalu ia sangkal menjadi kenyataan.