Film ini dimulai sebagai "film di dalam film", yang menunjukkan bentrokan antara seorang ayah dan kedua putranya. Sementara putra tertua, Hong-jun, mencoba memahami dan mendekati ayahnya, karena kesalahan masa lalu, putra bungsu, Man-ho, berkeliaran tanpa tujuan, tidak mampu menerima atau memahami tindakannya. Seiring berjalannya waktu, Hong-jun menyadari bahwa cerita yang ia rekam mencerminkan kenyataan saudaranya.