Ada yang ingin dipahami, ada yang sejak awal tidak punya harapan sama sekali. 16 pecandu kota, berhadapan berdua di 8 ruang berbeda. Kafe, gang, taman, kantor. Di celah-celah kota yang berlalu lalang seperti keseharian, mereka terbius oleh cinta, rasa bersalah, amarah, kesepian, dan akhirnya berhadapan dengan diri sendiri. Percakapan dua orang yang terbentang dalam satu ruang. Lukisan pemandangan delapan emosi yang tercipta dari pemahaman yang canggung dan koneksi sesaat. Kisah kita semua yang hidup di kota.