Seorang seniman mengambil peristiwa kematian rekannya, Yoon-min, sebagai materi untuk sebuah karya yang akan dimasukkan dalam retrospektif Yoon-min. Seorang koreografer yang berpartisipasi dalam proses kreatif seniman tersebut mulai mempertanyakan sikapnya. Apakah ini duka yang tulus atau konsumsi yang provokatif? Di tengah persilangan peristiwa dan emosi, ia menciptakan koreografi seolah-olah merekonstruksi peristiwa tersebut, mempertanyakan esensi keaslian.