Lee Seon-hwa, seorang remaja pembelot Korea Utara tanpa keluarga, menetap di Korea Selatan. Setelah perjalanan pelarian yang penuh bahaya, ia berhasil menetap di Korea Selatan. Ia memiliki ikatan keluarga dengan Kim Dong-cheol (17 tahun) yang datang bersamanya, namun mereka hidup terpisah karena ia menetap di distrik Nowon, Seoul, dan Dong-cheol di Jeongseon, Gangwon-do. Saat membuka pintu dan dihadapkan pada kegelapan pekat, ia menyadari kesendiriannya. Seiring berjalannya waktu, ia menjadi lelah menghadapi kenyataan keras masyarakat Korea Selatan yang sulit ia capai. Seon-hwa memendam keinginan yang tak terwujud untuk memiliki keluarga. Gadis itu, yang merindukan keluarganya, menemukan penghiburan dengan menganggap kelompok gadis-gadis kabur pimpinan Ju-mi sebagai keluarga barunya. Ini adalah kisah menyentuh tentang seorang gadis yang dengan sengaja melangkah ke dalam peristiwa tragis demi keinginan yang tak terwujud.