Pada malam sebelum liburan Tahun Baru Imlek, yang bersamaan dengan musim perpanjangan kontrak, Kim Young-joo (31 tahun, wanita), yang bekerja sebagai karyawan kontrak di sebuah perusahaan besar, tidak menerima kue gulung mewah dari toko kue Lee Jong-ye, hadiah liburan yang biasa diterimanya setiap tahun. Untuk mendapatkan kue tersebut, yang merupakan kebanggaan orang tuanya di kampung halaman dan hidangan istimewa saat liburan, Young-joo pergi tanpa pikir panjang ke toko kue dan mengajukan tawaran nekat kepada Choi Hee-ji (23 tahun, wanita), seorang murid yang dipecat yang ditemuinya di sana.