Cheolgyu, yang tidak bisa mengikuti kecepatan dunia. Dan Insuk, yang menjalani masa kini dengan masa lalu yang belum terselesaikan. Lalu Seongpil, yang menjadi sutradara film dokumenter karena mereka berdua. Kehidupan ketiga orang ini menjadi motivasi hidup bagi Juhee, seorang wanita berusia dua puluhan yang pernah mengalami kanker, bagi Juhee, yang beralih dari korban kekerasan dalam rumah tangga menjadi seorang aktivis, dan bagi Juhee, yang selalu menganggap perfilman sebagai pengalaman kegagalan. Juhee, yang menjalani hidupnya sebagai penonton untuk bertahan dari kekerasan dan rasa sakit fisik dari orang yang menopangnya, akhirnya menjadi subjek yang menulis cerita melalui penyutradaraan film ini, dan dengan terhubung dengan ketiga orang tersebut, ia menemukan arti hidup sebagai dirinya sendiri.