Di awal, kamera menatap tajam ke telinga. Organ tubuh yang berkelok-kelok, memiliki bagian dalam dan luar, semakin menyerupai gua semakin dalam dilihat. Wanita itu peka terhadap pendengaran. Ia tanpa ampun memutuskan kekasihnya yang memohon untuk mengatasi kebosanan. “Sudah terlambat. Aku sudah mendengar terlalu banyak.” Hubungan berakhir dengan tegas, dan cinta baru segera muncul di hadapan wanita itu. Orang tersebut hanya dipanggil Ben, tanpa kejelasan usia, tempat tinggal, atau pekerjaan. Sejak awal, ia tidak memiliki bentuk yang pasti, sehingga sulit untuk memastikan keberadaannya.