Penulis Han Kang meratapi segala sesuatu di dunia yang memudar, dimulai dari kakaknya yang meninggal dua jam setelah lahir. Ia tidak hanya berhenti pada tulisan, tetapi juga menciptakan musik, bernyanyi, dan terkadang mengadakan upacara peringatan arwah. Sebagai seniman unik yang menyampaikan cerita kepada dunia melalui seni rupa, musik, dan dokumenter, film "Han Kang: Tujuh kehidupannya" menyoroti sosoknya dan mengekspresikan dunia sastra Han Kang secara lebih sensoris melalui tarian dan teater.