Di antara banyak rekan kerja, Nyonya Kim Ha-jin, seorang pegawai negeri yang sangat sibuk. Tumpukan surat yang menggunung dan keluhan yang tak henti-hentinya adalah beban yang luar biasa untuk ditangani sendirian, tetapi baik rekan kerja maupun atasan tidak memperhatikannya, membiarkannya begitu saja. Meskipun dia tidak melakukan kesalahan atau kekeliruan apa pun, dia terus-menerus dimarahi dan dikritik, bahkan diancam. Ha-jin perlahan-lahan dilanda kecemasan yang tak dapat dijelaskan. Kisah Nyonya Kim Ha-jin, pegawai negeri di Balai Kota Ul-guk, pada 18 Juli 2019.