Klub sepak bola pagi yang dikelola oleh gereja kecil, 'David dan Goliat FC'. Bagi Dong Chan, pemain andalan tim, sepak bola bukan sekadar hobi, melainkan hidupnya itu sendiri. Dengan semangat membara untuk meraih kemenangan, Dong Chan tidak ragu melakukan kontak fisik yang keras dan tekel berbahaya. Setiap kali ia berlari melintasi lapangan, peluit wasit berbunyi tanpa henti, dan pemain lawan satu per satu tumbang karena cedera. Kapten tim, Jung Hwan, yang tidak tahan lagi melihatnya, akhirnya memutuskan untuk mengambil tindakan.