Sang-jun, seorang ayah "angsa liar" (ayah yang bekerja di luar negeri) yang terbebani utang, dipanggil ke komite disiplin perusahaan. Menghadapi pertanyaan yang bertubi-tubi, Sang-jun secara konsisten menjawab tidak tahu, tetapi ingatan masa lalu terus menyusup dan menyiksanya.