K-DramaAnyLang
당신의 언어로 만나는 K-콘텐츠

Anak Joki (2025)

Sorak-sorai mengguncang Sumbawa, sebuah pulau kecil di Indonesia. Lomba pacuan kuda telah dimulai. Dao, seorang joki cilik yang kecil namun gesit, telah mengikuti balapan sejak usia 5 tahun. Jika ia berhasil menyelesaikan lintasan, ia akan mendapatkan 100.000 rupiah, upah harian orang dewasa. Dao menggunakan uang itu untuk membantu menafkahi ayah, ibu, dan kedua adik perempuannya. Biaya sekolah kakak perempuannya yang bersekolah di SMA di kota juga ditanggung Dao. Setelah adik laki-lakinya, Pati, lahir, orang tuanya yang kesulitan ekonomi memutuskan untuk menitipkan Dao kepada pemilik kuda, dan Dao pun meninggalkan kampung halamannya untuk memulai hidup di kandang kuda. Sejak pagi buta, Dao sibuk memotong rumput dan memandikan kuda. Di malam hari, ia belajar di sudut kandang di bawah cahaya remang-remang. Meski hidupnya keras, Dao memupuk impian menjadi seorang dokter hewan. Pada hari latihan, Dao melihat seorang joki rekan setimnya terjatuh dari kuda yang sedang bersemangat, dan ia merasa takut. Ayahnya membawa Dao menemui seorang dukun, memercikinya dengan air suci dan berdoa, mengatakan bahwa ia tidak akan terluka meskipun terjatuh dari kuda. Seorang anak laki-laki yang ingin teguh percaya pada perkataan ayah dan Tuhannya. Namun, hatinya menjadi berat ketika mendengar orang dewasa berkata bahwa adik laki-lakinya, Pati, juga akan dibesarkan sebagai joki. Apakah anak-anak yang diberkati air suci ini benar-benar tidak akan merasakan sakit saat jatuh dari kuda? Dengan cemas dan penuh harap, anak laki-laki itu berdiri di garis start. Sampai kapan perlombaan ini akan berlangsung?