Yang Myeong-hwan, seorang dosen seni yang baru saja ditugaskan di universitas wanita, yang kembali dari studi di Prancis, menerima seluruh perhatian dan kasih sayang dari para mahasiswinya. Di antara mereka yang menyatakan cinta padanya, ada Myeong-suk, seorang gadis berani yang bahkan mendatangi apartemennya tempat dia tinggal sendiri, dan Yeo-ok, yang memiliki sifat pemalu dan hanya bisa mengungkapkan perasaannya melalui surat. Yeo-ok tumbuh di bawah asuhan ibunya yang janda dari keluarga sederhana, dan ibunya mendorong pernikahannya dengan Tuan Heo, seorang pengusaha. Cinta antara Yeo-ok dan Myeong-hwan semakin dalam, tetapi karena kecemburuan dan campur tangan Myeong-suk, mereka berpisah. Myeong-hwan, yang kesehatannya memburuk, pergi untuk memulihkan diri di sebuah pondok gunung di Cheongpyeong. Sementara itu, persiapan pernikahan Yeo-ok terus berlanjut. Suatu hari, hanya beberapa hari sebelum pernikahannya, ibu Yeo-ok, yang tidak tahan melihat penderitaan putrinya, akhirnya memberikan restunya: "Jika kamu sangat mencintainya, ikutilah jalan yang kamu pilih." Namun, Myeong-hwan telah meninggal dunia, hanya meninggalkan sepucuk surat. Dalam keputusasaan, Yeo-ok meminum obat dan mengikuti jalan yang telah dilalui Myeong-hwan terlebih dahulu. Karena hanya jalan itulah yang akan menghubungkannya selamanya dengan Myeong-hwan.